Jangan Didik Anak dengan Pola Asuh "Ayam Potong", Kepala MAN 1 Lahat Bagikan Pengalaman Hidup kepada Santri

22 Juli 2026, 09:07 WIB
Web Admin MAN 1 Lahat Sumsel
Bagikan:
Jangan Didik Anak dengan Pola Asuh "Ayam Potong", Kepala MAN 1 Lahat Bagikan Pengalaman Hidup kepada Santri

Humas, MAN 1 Lahat

Kepala MAN 1 Lahat, Deni Ariani, memberikan pembinaan kepada para santri pada kegiatan bimbingan malam yang dilaksanakan di lingkungan Asrama MAN 1 Lahat. Dalam kesempatan tersebut, Deni Ariani mengajak para santri untuk membangun karakter yang tangguh, mandiri, disiplin, dan tidak terbiasa hidup dalam kemanjaan. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kehidupan melalui pengalaman nyata yang pernah beliau rasakan sejak kecil.

Dalam bimbingannya, Deni Ariani menceritakan bahwa dirinya dibesarkan oleh orang tua dengan pola asuh yang disiplin. Meskipun berasal dari keluarga yang berkecukupan, di mana ayahnya merupakan seorang pengusaha sekaligus pejabat yang memiliki banyak truk dan mobil, beliau tidak pernah dimanjakan. Sang ayah justru mendidiknya agar memahami arti kerja keras, tanggung jawab, dan menghargai setiap rezeki yang diperoleh.

Beliau mengisahkan, ketika masih kecil dan sering meminta uang jajan, ayahnya tidak langsung memberikan uang. Sebaliknya, beliau diminta mencabut ubi kayu, kemudian menjualnya agar dapat memperoleh uang jajan sendiri. Saat musim liburan pun, beliau tidak diajak berwisata, melainkan dibawa ke kebun milik keluarga untuk belajar bekerja bersama orang tua dan kakek-neneknya.

Tidak hanya itu, ketika musim panen kopi tiba, Deni Ariani juga diminta memetik kopi dan menjual hasilnya untuk mendapatkan tambahan uang. Menurutnya, pengalaman tersebut membentuk mental yang kuat, melatih kemandirian, serta mengajarkan bahwa setiap keberhasilan membutuhkan usaha dan kerja keras. Beliau mengingatkan para santri agar tidak dibesarkan dengan pola asuh yang terlalu memanjakan atau yang diibaratkan sebagai "pola asuh ayam potong", yaitu hanya diberi tanpa diajarkan berjuang.

Melalui pembinaan tersebut, Deni Ariani berharap seluruh santri MAN 1 Lahat dapat menjadi generasi yang memiliki karakter disiplin, pekerja keras, mandiri, dan siap menghadapi tantangan kehidupan. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh latar belakang keluarga, tetapi juga oleh pendidikan karakter, kebiasaan bekerja keras, serta kemauan untuk terus belajar dan berusaha sejak usia dini.

Diterbitkan oleh MAN 1 Lahat

22 Juli 2026

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Berita lainnya yang mungkin menarik untuk Anda